Laman

welcome to my blog

Selasa, 22 Januari 2013

makalah media pendidikan


MEDIA YANG DIPROYEKSIKAN
Mata Kuliah        : Media Pendidikan
Dosen                   : DR. Ari Basuki, M.Si, M.Pd
logo STAI.png

Disusun oleh:
Kelompok II
Nama: Santi Puji Astuti
Nirmaliani
Novita Sari
Riawani

Jurusan: PBI III (Pagi)
Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum Tanjungpinang
Tahun Ajaran 2012/ 2013

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah Subhanahu Wata’ala yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Tanpa pertolongan Dia mungkin penyusun tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik.
Makalah ini disusun agar pembaca dapat mengetahui tentang Media yang diproyeksikan yang akan kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.
            Makalah ini memuat tentang “Media Pendidikan yang Diproyeksikan” dan sengaja dipilih karena menarik perhatian penulis untuk dicermati dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak yang peduli terhadap informasi baru.
Penyusun juga meng
ucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah banyak membantu penyusun agar dapat menyelesaikan makalah ini.
Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya. Terima kasih.


Tanjungpinang, 14 November 2012


Penyusun


I


DAFTAR ISI

Kata Pengantar………………………………………………………           .i
Daftar Isi …………………………………………………………....            ii
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang Masalah …………………………………....            1
B.     Rumusan Maslah …………………………………………...             1
C.     Tujuan ……………………………………………………....            1
BAB II MEDIA YANG DIPROYEKSIKAN
A.    OHT ……..……………………………………..…………...            2
B.     Slide ……........……………………………………………...            8
C.     Opaque ……………………………………………………...            12
BAB III PENUTUP
A.    Simpulan ……………………………………………………            14
B.     Saran ………………………………………………………..            14
Daftar Pustaka











ii
BAB I
PENDAHULUAN
A.  Latar Belakang Makalah
Dalam proses pembelajaran, media telah dikenal sebagai alat bantu mengajar yang seharusnya dimanfaatkan oleh pendidik, namun seringkali terabaikan. Kurang dimanfaatkannya media dalam proses pembelajaran, pada umumnya disebabkan oleh berbagai alasan, seperti waktu persiapan mengajar terbatas, sulit mencari media yang tepat, biaya tidak tersedia atau alasan lain .
Hal tersebut sebenarnya tidak perlu muncul apabila pengetahuan akan ragam media, karakteristik, serta kemampuan masing masing diketahui oleh para pendidik. Media sebagai alat bantu mengajar berkembang demikian pesatnya sesuai dengan kemajuan teknologi. Ragam dan jenis mediapun cukup banyak sehingga dapat dimanfaatkan sesuai dengan kondisi, waktu, keuangan maupun materi yang akan disampaikan.
Seiring berkembangnya teknologi, telah ditemukan berbagai alat bantu untuk mempresentasikan bahan ajar bagi siswa, yang dapat disiapkan oleh pendidik dengan baik. Sebagai seorang pendidik harus dapat mengetahui dan mengoperasikan alat-alat bantu tersebut. Dalam makalah ini akan dibahas beberapa alat untuk memproyeksikan bahan-bahan ajar.
B.  Rumusan Masalah
Berdasarkan rumusan masalah di atas, dapat disimpulkan rumusan dibawah ini, yaitu:
1.      Apa sajakah media yang diproyeksikan dan bagaimana cara kerjanya?
2.      Bagaimana kekurangan dan kelebihan media yang di proyeksikan?
C.    Tujuan Makalah
1.      Tujuan dibuatnya makalah ini yaitu untuk menambah wawasan mengenai Media yang diproyeksikan.
2.      Untuk memenuhi tugas kelompok mata kuliah Media Pendidikan.
1
MEDIA YANG DIPROYEKSIKAN

A.    OHT (Overhead Transparency)
OHT (Overhead Transparency) adalah media visual yang diproyeksikan melalui alat proyeksi yang disebut OHP (Overhead Projector). OHT terbuat dari bahan transparan yang biasanya berukuran 8,5 X 11 inci. Ada 3 jenis bahan yang dapat digunakan sebagai OHT, yaitu :
1.    Write on film (plastik transparansi), yaitu jenis transparansi yang dapat ditulisi atau digambari secara langsung dengan menggunakan spidol.
2.   PPC transparency film (PPC= Plain Paper Copier), yaitu jenis transparansi yang dapat diberi tulisan atau gambar dengan menggunakan mesin photocopy.
3.   Infrared transparency film, yaitu jenis transparansi yang dapat diberi tulisan atau gambar dengan menggunakan mesin thermofax. OHP (Overhead Projector) adalah media yang digunakan untuk memproyeksikan program-program transparansi pada sebuah layar. Biasanya alat ini digunakan untuk menggantikan papan tulis. Ada dua jenis model OHP, yaitu :
1.   OHP Classroom, yaitu OHP yang dirancang dan dibuat secara permanen untuk disimpan di suatu kelas atau ruangan. Biasanya memiliki bobot yang lebih berat dibandingkan dengan OHP jenis portable.
2.   OHP Portable, yaitu OHP yang dirancang agar mudah dibawa kemana-mana, sehingga ukuran dan bobot beratnya lebih ringkas.

Kelebihan Media OHT/OHP
  1. Dapat digunakan untuk menyajikan pesan di semua ukuran ruangan kelas.
  2. Menarik, karena memungkinkan penyajian yang variatif dan disertai dengan warna-warna yang menarik.
  3. Tatap muka dengan siswa selalu terjaga dan memungkinkan siswa untuk mencatat hal-hal yang penting.                                                                          2
  4. Tidak memerlukan operator secara khusus dan tidak pula memerlukan penggelapan ruangan.
  5. Dapat menyajikan pesan yang banyak dalam waktu yang relatif singkat.
  6. Program OHT dapat digunakan berulang-ulang.

Kelemahan Media OHT/OHP
  1. Memerlukan perencanaan yang matang dalam pembuatan dan penyajiannya.
  2. OHT dan OHP merupakan hal yang tak dapat dipisahkan, karena sebuah gambar dalam kertas biasa tidak bisa diproyeksikan melalui OHP.
  3. Urutan OHT mudah kacau, karena merupakan urutan yang lepas.

  Kegunaan Over Head Projector (OHP)

         OHP berguna untuk memproyeksikan transparan kea arah layar, dengan hasil gambar yang cukup besar.
OHP  secara umum digunakan untuk :
  •   Pengganti papan tulis dengan menggunakan pen khusus yang ditulis pada lembaran transparan.
  •     Tempat menunjukkan bayangan suatu benda.
  •   Untuk mendemonstrasikan suatu percobaan
  •   Tempat menunjukkan transparan yang telah disiapkan.
3
Manfaat Penggunaan OHP
Berbagai manfaat penggunaan OHP, yaitu sebagai berikut :
·               Penyampaian pembelajaran lebih menarik.
·               Pembelajaran menjadi lebih interaktif.
·   .          Lama waktu pembelajaran dapat dipersingkat.
·   .          Kualitas belajar dapat ditingkatkan.
·   .          Pembelajaran dapat diberikan kapan dan dimana diinginkan.
·   .         Sikap positif siswa terhadap apa yang mereka yang mereka pelajari dan terhadap proses belajar dapat ditingkatkan.
·   .          Peran guru dapat berubah ke arah yang positif.
         Selain itu juga, OHP biasa digunakan sebagai alat perangkat presentasi. Penggunaan OHP dalam persentasi bermanfaat, seperti materi persentasi dapat bisa diubah saat itu juga. Atau, bila ada masukkan dari audiens, bisa langsung mencantumkannya ke bahan persentasi.

Macam – macam OHP
·        OHP  Tipe standar ( standar lecture head type )
                   Pada OHP model ini lampu replektor dan kipas pendingin ditempatkan dalam  kotak bagian bawah.                                                                                           4
   Hal ini yang menyebabkan bentuk dan ukurannya menjadi besar dan mengurangi kepraktisannya. Kepala proyektor adalah suatu bagian yang berisi lensa – lensa objektif dan kaca pemantul untuk mengarahkan sinar ke arah layar. Kelebihan OHP jenis ini adalah lebih tahan untuk nyala lebih lama, karena udara panas akibat nyala lampu dapat dihembuskan keluar oleh kipas anginnya.
·         OHP Tipe prortable ( dapat dilihat dan ringan dibawa )
Bentuk OHP jenis ini lebih camping dan bersifat portable. Pada OHP jenis  ini, lampu proyektor dipasang menjadi satu dengan lensa. Tipe ini tidak dilengkapi dengan kipas pendingin, jadi, tidak diperlukan lagi bagian kotak besar seperti pada jenis OHP tipe standar. Oleh karena itu OHP jenis ini dapat dibawa kemana - mana. Namun, jenis OHP ini mudah panas sehingga jika terlalu lama dinyalakan lampunya mudah putus.
Teknik – Teknik Penyajian OHP
  •       Pada waktu penggunaannya, guru dapat melakukannya sambil berdiri
  •       Bila scalar kipas pendingin lampu ditekan, sinar OHP langsung menimpa     layar.
  •       Pada waktu menjelaskan pada transparan OHP, gunakan petunjuk atau pensil kea rah bagian – bagian pentinh yang sedang di sajikan.
  •       Bila guru telah selesai menjelaskan tahap demi tahap penyajian penggunaan OHP, lalu guru akan menjelaskan lebih lanjut maka matikan dahulu OHP dan alihkan perhatian siswa ke guru.
  •       Penjelasan lebih lanjut mengenai hal – hal penting perlu ditekankan pada waktu penyajian menggunakan OHP.
5
Penggunaan OHP
  •   Dengan alat penunjuk  : Dengan menggunakan pensil atau pointer, guru dapat menekankan perhatian  siswa pada hal – hal yang penting.
  •    Menulis langsung : Menulis di atas transparan pada waktu menyajikan sangat menarik perhatian bahkan pada transparan yang telah disiapkan sebelumnya, dapat ditambahkan tulisan dengan pena khusus.
  •      Menunjukan dengan membuka sedikit demi sedikit.
  •      Menutup bagian yang belum diproyeksikan.
  •       Penyajian dengan tumpang tindih.
  •      Menghidupkan dan mematikan.
Kelemahan dan Kelebihan OHP
  •  Kelebihan penggunaan OHP
Overhead proyektor merupakan salah satu media yang sangat mudah diperoleh oleh setiap orang. Hanya dengan menekan tombol on atau off lalu menyesuaikan lensa agar proyeksinya terfokus pada layar maka OHP telah siap digunakan.
OHP memiliki beberapa keuntungan utama yang tidak dimiliki oleh media instruksional lain, diantaranya : 

1.  Mudah dioperasikan.
2.  Memudahkan posisi mengajar
3. Tidak perlu mengubah cahaya lampu
6
4.  Hemat waktu                                                                                 
5.  Dapat digunakan kembali
6.  Mudah disimpan
7.  Kemampuan memproyeksikan benda nyata
8.  Kemampuan menggantikan papan tulis
9.  Bebas polusi
10.Pantulan proyeksi gambar dapat terlihat jelas pada ruangan yang terang.
11. Dapat menjangkau kelompok yang besar.
         
  •    Kelemahan penggunaan OHP
           Kelemahan OHP diantaranya tidak bisa dipakai, dalam kondisi atau keadaan     tertentu, misalnya saja OHP memerlukan tenaga listrik untuk menyalakan dan tergantung pada plastik bening yang digunakan untuk transparansi. OHP juga menuntut perhatian khusus untuk menghindari kerusakan pada saat medium digunakan.
              Kelemahan lainnya adalah bahwa OHP tidak memproyeksikan tulisan atau gambar langsung dari buku, majalah, dsb. Sebelum diproyeksikan bahan- bahan tersebut harus diproduksi diatas sebuah transparansi. Disamping itu transparansi hanya dapat menampilkan gerakan-gerakan yang sangat terbatas.




7
B.     Slide
1.    Pengertian
            Media Slide adalah satu media film transparansi yang berukuran 35 mm dengan bingkai 2x2 inci. Bingkai tersebut terbuat dari karton atau plastik. Film bingkai diproyeksikan melalui slide projector. Jumlah film bingkai yang akan ditayangkan untuk suatu program tergantung kepada tujuan yang ingin dicapai. Dengan demikian, maka lama penayangan atau panjangnya untuk suatu program tergantung kepada tujuan yang ingin dicapai. Dengan demikian, maka lama penayangan atau panjangnya program tersabut sangat bervariasi. Program visual dapat dikombinasikan dengan suara yang dikenal dengan film bingkai bersuara. Pogram kombinasi film bingkai bersuara pada umumnya berkisar antara 10 sampai 30 menit dengan jumlah gambar yang bervariasi dari 10 sampai 100 buah lebih. Berbeda halnya dengan gambar yang disertai suara rekaman waktu tayangnya sudah tertentu, gambar yang tidak disertai suara dapat ditayangkan seberapa lama pun sesuai dengan kebutuhan dan isi pesan dan informayang ingin disampaikan melalui gambar tersebut.
Slide pada hakikatnya sama dengan film-strip, perbedaannya adalah bahwa slide dapat diproyeksikan hanya satu persatu, sedangkan film-strips merupakan rangkaian atau keseluruhan penyampaian ide tertentu. Slide dapat digunakan untuk menyajikan secara mudah terhadap bahan-bahan visual, seperti gambar, karton, diagram, table dan segala sesuatu yang dapat difoto dan dapat dimasukkan dalam slide.
2.    Karakteristik
Program slide merupakan media yang memiliki beberapa kesamaan dengan media transparansi, untuk menggunakan slide diperlukan sebuah proyektor yang berfungsi memproyeksikan gambar ke layar.

8
Oleh karena itu mampu memproyeksikan program lebih besar kedalam layar, media ini sangan tepat digunakan untuk keperluan penyajian informasi atau prepresentasi pada pemirsa dalam kelompok yang tidak terlalu besar. Namun demikian media ini dapat juga digunakan untuk keperluan belajar secara individu. Untuk menggunakan media slide ini tidak memerlukan ruangan yang gelap total.
Penggunaan media slide dalam mengkomunikasikan pengetahuan dpat memberi keuntungan dapat memberi keuntukan terhadap pemakaiannya, Yaitu:
a.    Dapat menyenagkan informasi secara lebih realistis. Gambar yang ditampilkan akan terlihat mendekati objek yang sebenarnya.
b.     Dapat mengkomunikasikan informasi secara sistematik dan fleksible.
c.     Dapat digunakan dan disimpan untuk berbagai keperluan presentasi.
d.    Dapat digunakan untuk keperluan belajar baik secara individu maupun kelompok
3.    Pembuatan Media slide
·      Membuka program
Klik tombol start > kemudian klik All Program > arahkan cursor ke Microsoft Office > dan klik file PowerPoint.
·      Mulai menulis
Setelah jendela PowerPoint (jendela presentasi/slide) muncul, sekarang tuliskan teks pada setiap frame sesuai naskah yang telah anda buat.
·      Memberi warna teks
Setelah judul presentasi anda ketik (dengan warna hitam), sekarang gantilah warna tulisan judul tersebut dengan warna yang lebih menarik. Ada beberapa hal yang perlu anda pertimbangkan dalam pemilihan warna, misalnya tingkat keterbacaan, kekontrasan, dan komposisi.



9
·      Membuat animasi teks
Anda bisa memanfaatkan fasilitas animasi yang ada pada Program PowerPoint untuk menambah efek gerakan pada teks atau gambar, anda bisa mengatur urutan dan waktu yang ada di Program PowerPoint. Tapi ingat, jangan terlalu banyak macam gerakan hingga justru mengganggu pesan yang akan disampaikan.

·      Memberi background pada tampilan slide
Agar tampilan slide anda lebih menarik, maka anda dapat memberi background yang anda inginkan pada setiap slide yang Anda buat.
. 4. Pemanfaatan Media Slide Sebagai Media Pembelajaran
Pemanfaatan slide pada dasarnya adalah sebagai alat bantu presentasi, bukan presentasi itu sendiri. Karenanya perlu dibedakan antara peran slide sebagai alat bantu dan peran Anda sebagai presenter. Sebagai alat bantu, slide dibutuhkan untuk menjelaskan sesuatu yang akan cukup sulit jika harus dijelaskan dengan kata-kata. Seperti idiom yang populer mengatakan sebuah gambar bisa mewakili seribu kata-kata. Slide juga membantu memberikan ringkasan dari apa yang disampaikan sehingga lebih mudah dipahami oleh audiens. Selain itu lewat slide kita dapat memberi gambaran sebuah trend, perbandingan, dan penekanan yang agak sulit kalau harus menggunakan kata-kata.
Adapun manfaat Penggunaan Slide adalah sebagai berikut:
1.      Sebagai alat bantu, slide dibutuhkan untuk menjelaskan sesuatu yang cukup sulit jika harus dijelaskan dengan kata-kata.
2.      Slide juga membantu memberikan ringkasan dari apa yang disampaikan sehingga lebih mudah dipahami oleh audiens.
3.       Slide juga membantu mempermudah guru dalam menyampaikan pesan kepada peserta didiknya.                                                                                 10
4.       Penyampaian pembelajaran lebih menarik.
Slide merupakan gambar yang diproyeksikan, dapat dilihat dan mudah dioprasikan. Di sekolah-sekolah tradisional hampir tidak pernah digunakan karena slide mensyaratkan sumber tenaga listrik dan perangkat keras
Slide mempunyai nilai ternentu , yaitu memudahkan penyajian seperangkat materi tertentu , membangkitkan minat anak , keseragaman informasi, dapat disajikan secara ulang. Penggunaan slide memerlukan ketrampilan tertentu, termasuk kemampuan memberi penjelasan, baik penjelasan pokok maupun penjelasan tambahan

Kelebihan Media Slide
  1. Membantu menimbulkan pengertian dan ingatan yang kuat pada pesan yang disampaikan dan dapat dipadukan dengan unsur suara.
  2. Merangsang minat dan perhatian siswa dengan warna dan gambar yang kongkrit.
  3. Program slide mudah direvisi sesuai dengan kebutuhan, karena filmnya terpisah-pisah.
  4. Penyimpanannya mudah karena ukurannya kecil.

Kelemahan Media Slide
  1. Memerlukan penggelapan ruangan untuk memproyeksikannya.
  2. Pembuatannya memerlukan waktu yang cukup lama, jika program yang dibuatnya cukup panjang.
  3. Memerlukan biaya yang boleh dikatakan besar.
  4. Hanya dapat menyajikan gambar yang diam (geraknya terbatas walaupun dengan menggunakan lebih dari sebuah proyektor.                                        11
C.  Opaque
1.    Pengertian
            Opaque Projector atau proyektor tak tembus pandang adalah media yang digunakan untuk memproyeksikan bahan dan benda-benda yang tidak tembus pandang, seperti buku, foto, dan model-model baik yang dua dimensi maupun yang tiga dimensi. Berbeda dengan OHP, opaque projector ini tak memerlukan transparansi, tapi memerlukan penggelapan ruangan. Opaque projector biasanya dapat pula digunakan untuk memproyeksikan film bingkai/slide akan tetapi tidak dilengkapi dengan tape recorder. Kelebihan dan kelemahan media opaque projector ini hampir mirip dengan kelemahan dan kelebihan media OHP dan media Slide. Oleh karena opaque projector dengan segala karakteristiknya dapat berfungsi sebagai OHP dan Slide Projector. Nama proyektor ini belum diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Kalau ketiga jenis alat di atas perangkat lunaknya merupakan lembaran plastik atau film yang transparan, maka untuk opaque, perangkat lunaknya tidak tembus cahaya, seperti, gambar dalam majalah, koran, tulisan di buku, dan sebagainya.
            Opaque artinya tidak tembus cahaya. Dengan opaque proyektor dapat diproyeksikan benda – benda atau gambar – gambar yang tidak tembus cahaya (non transparan) di atas layar. Gambar – gambar dalam buku, majalah, mata uang, perangko, dapat ditunjukan dengan pesawat ini. Untuk dapat menampilkan benda – benda tersebut, proyektor ini dilengkapi dengan lampu yang cukup besar, biasanya 1000 watt. Jadi melalui pesawat ini, dapat ditampilkan gambar mati (tidak bergerak) seperti halnya slide dan filmstrip, bahkan untuk perangkat lunaknya lebih mudah karena tidak perlu membuat, cukup diambil dari gambar secara langsung.


12
Kelebihan Opaque :
a. Berbagai materi pelajaran dapat ditunjukan secara langsung diambil dari buku, koran, majalah, peta, dsb.
b. Perangkat lunak tidak membutuhkan biaya banyak.
c. Dapat dipakai berulang – ulang.
d. Berbagai objek tiga dimensi seperti serangga, mata uang logam, daun, dapat diproyeksikan.

Kelemahan Opaque:
 a. Tidak dapat menunjukan gambar yang terang karena materi yang dipertunjukan tidak tembus cahaya, kecuali diperketat dan ruangan gelap.
b. Materi yang diproyeksikan dapat rusak bila terlalu lama diproyeksikan (melengkung atau hangus) karena pemantulan cermin dengan lampu yang cukup besar.
c. Pesawat kurang aman bila tersentuh karena panas.
d. Membutuhkan ruang yang betul – betul gelap, maka kurang cocok untuk pembelajaran (siswa tidak dapat mencatat).







13
BAB III
PENUTUP
A.  Kesimpulan
            Dalam upaya mencapai suatu proses pembelajaran yang baik, kita memerlukan suatu media atau alal-alat yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Salah satu medianya adalah media visual yang lebih berkaitan dengan indera penglihatan. Media-media itu sendiri mempunyai kelebihan-kelebihan tersendiri seperti penggunaannya yang praktis, lebih efektif dan efisien serta dapat mempercepat daya serap peserta didik. Oleh karena itu, para pendidik dapat memanfaatkan media-media khususnya media visual untuk mempermudah dalam pemberian materi yang akan diberikan.

B. Saran
            Kita sebagai sebagai peserta didik, calon pendidik maupun para pendidik hendaknya perlu memperhatikan setiap pemilihan media pembelajaran yang akan kita gunakan terutama pada media visual. Pemilihannya harus tepat dan efektif sesuai konsep dan tujuan pembelajaran serta disesuaikan dengan perkembangan psikologis anak atau peserta didik dan menjauhkan media visual yang berbau pornografi sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar pada diri peserta didik.





14
DAFTAR PUSTAKA
Mugniesyah SS. 2010. Media Komunikasi dan Komunikasi Massa. Dalam: Hubeis AVS, editor. Dasar-dasar komunikasi. Bogor: Sains KPM IPB Press. Hal.305-346.
Anwas OM. 2000. Menjadikan televisi sebagai sahabat buku dalam upaya  meningkatkan minat baca. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. No 022. Hal.   45-55.
Anwas OM. 2006. Televisi pendidikan, peluang dan tantangan. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan. No 059. Hal. 221-232. 



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar